rain

rain
how beautiful the rain is, how wonderful the creator is

3/27/2011

Menerobos Gelap






Menerobos Gelap - Padi
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Ku ikrarkan hati untuk maju melangkah pergi
Menerobos dinding-dinding gelap ini
Tak ku pertanyakan lagi seperti waktu itu
Pernah ku terjebak tanpa satu teman menemaniku

Ketika (selagi) aku tenggelam dalam kesunyian ini
ku coba mendamaikan hatiku
Sepatutnya aku mampu melaluinya
Menjejakkan kakiku meretaskan jiwa
(Melangkahkan kakiku menuju cahaya)

Tegaskan diriku untuk melewatkan hari
Dengan keyakinan hati aku kumiliki
Biar, aku ikhlaskan peluhku basahi jiwaku
Sirami hatiku... aku akan tetap terus melangkah

3/23/2011

mereka dan aku


aku ingin melihat mereka yang dulu
aku ingin melihat mereka duduk bersama dalam sebuah lingkaran
lingkaran yang indah

mereka terpisahkan oleh sebuah tembok.
apakah mereka tidak sejalan lagi karena tembok itu???
dimana janji awal mereka untuk bersama" berjuang??
apakah mereka berhenti untuk saling menasehati??

semoga itu semua hanya pemikiranku saja

mereka memang berbeda jalan
tetapi semoga tujuan mereka tetap sama
dan pada akhirnya mereka dipertemukan kembali
di tempat yang mereka jadikan tujuan akhir hidup mereka

lalu bagaimana dg aku?

apakah aku masih sering terbang dengan angan-angan itu?
apakah aku sudah bisa memerankan setiap peranku dg baik?
apakah aku hanya memakai topeng?

aku tidak ingin memakai topeng,
aku ingin memerankan tiap peran dengan baik
dengan tidak meninggalkan karakter asli dari diriku

diriku atas tuntunan-NYa

kita harus kaya


Hari ini saya memahami sesuatu
" kita harus kaya"

Siang tadi saya menuju ke salah satu asuransi di Surabaya, tujuannya adalah klaim buat rompi saya. Alhamdulillah,setelah berbulan" akhirnya saya bisa mendapatkan uang itu. Memang, jumlahnya tidak terlalu besar, tetapi cukup digunakan untuk membeli kebutuhan hidup saya(lebay).

Sore hari setelah mencari ilmu, ada keinginan untuk mampir kesebuah toko pakaian muslim. Ya,,saya sudah menahan berminggu" untuk membeli jilbab. Jadi, mumpung tempatnya g jauh, akhirnya mampirlah ke toko.

Milih" jilbab, dapat satu, warna putih. Kembali berpikir, emmm enaknya beli warna apa lagi ya???yang matching ma baju q,warna apa ya??? ada tulisan Rp 25.000,- .wah cukup murah untuk sebuah merek yang cukup terkenal. setelah di cari" ketemu ma warna yang cocok dan kira" matching dg beberapa baju q. akhirnya pulang dg membawa 2 jilbab.

Rencana besok beli sepatu,,hehe

dalam perjalanan saya berfikir, kalo lagi punya uang rasanya tidah butuh pemikiran panjang untuk melakukan sesuatu dan mudah untuk membeli sesuatu. Tetapi terkadang kita lupa, hingga membelanjakan harta kita untuk sesuatu yang tidak kita butuhkan. Hal berbeda ketika kita lagi tidak punya banyak uang, mungkin kita akan berpikir seribu kali untuk membeli sesuatu, meskipun itu penting.

Dalam ekonomi Islam, ada suatu penekanan bahwa kebutuhan bukanlah keinginan, dan yang perlu kita penuhi adalah kebutuhan kita.Tidak seharusnya kita memenuhi keinginan kita, meskipun sebenarnya kita punya kemampuan untuk memenuhi keinginan itu. saya pernah mendengar bahwa zuhud itu bukan berarti kita hidup miskin dan tidak memperhatikan dunia. Tetapi zuhud adalah kita hidup sederhana meskipun kita punya kemampuan lebih dari itu.

Ada sebuah hadist yang menyebutkan beribadahlah kamu seakan-akan kamu akan mati besok, dan bekerjalah kamu seakan-akan kamu akan hidup selamanya.

Hadist itu menyuruh kita untuk menyeimbangkan antara dunia dan akhirat. Kita tidak bisa melepaskan dunia untuk akhirat kita. ad dunya mazroatul akhiroh dunia adalah ladang untuk akhirat.

Salah satu cara dalam mendapatkan akhirat adalah kita harus punya harta yang cukup, cukup untuk memenuhi kebutuhan kita dalam beribadah kepada-Nya, cukup untuk keluarga kita, dan cukup untuk kita bagi" kan kepada saudara kita yang kurang mampu.

yah,,kita harus kaya,,kaya agar bisa beribadah dg baik, kaya agar kita bisa beramal sholeh dengan harta kita..tangan diatas lebih baik dari pada tangan di bawah, semoga kita bisa menjadi bagian dari tangan diatas tersebut.

aamiin